Senin, 17 November 2008

puisi 1

Cintailah aku dengan sederhana
sesederhana daun yang jatuh dari rantingnya...
Rindukanlah ia dengan sederhana
sesederhana dingin yang merindukan semi...
Sambutlah ia dengan sederhana
sesederhana embun yang menyambut surya..
Lepaskanlah ia dengan sederhana...
sesederhana kata yang tak sempat kau ucapkan

1 komentar:

Qah Nazuaf mengatakan...

Ah, puisinya terlalu sederhana.
Sesederhana komentar yang saya buat ini, keep posting ya bu, biar ilmunya bermanfaat buat yang lain.
And kalau bisa tulari juga yang lain supaya bisa semangat ngeblognya kayak ibu.
Gimana komennya udah pannnnnnnnnnjang belum.


kl belum juga nanti saya susu di episode berikutnya.






eh, sekarang aja deh.